time 2 days yang lalu di topik #Hamil

Ketahui Bahaya Hamil Saat Usia 40 Tahun

Ketahui Bahaya Hamil Saat Usia 40 Tahun – Di umur 40 tahun mungkin perekonomian ibu sudah baik, namun di umur 40 tahun, ibu hamil menghadapi banyak masalah kesehatan baik untuk ibu maupun bayi. Selain meningkatnya risiko hipertensi dan diabetes, studi baru juga menemukan peningkatan risiko stroke dan infark miokard dengan ibu hamil saat berusia 40 tahun.


Kehamilan pada usia 40 tahun

Ketahui Bahaya Hamil Saat Usia 40 Tahun

Penelitian yang dipublikasikan di American Stroke Association pada tahun 2016 ini, menampilkan lebih dari 72.000 data untuk wanita usia 50-79 selama 12 tahun. Para ahli membandingkan tingkat serangan stroke, serangan jantung dan kematian kardiovaskular di kalangan wanita yang telah hamil selama lebih dari 40 tahun dan mereka yang memiliki anak berusia antara 20 dan 30 tahun. Tidak hanya risiko stroke iskemik, stroke hemoragik dan tingginya kejadian penyakit kardiovaskular, usia kehamilan 40 juga menunjukkan risiko komplikasi yang lebih tinggi selama dan setelah kehamilan. Selain itu, penyakit kronis pada ibu juga memiliki resiko pada kehamilan. Gejala ketegangan otot, artralgia, kardiomiopati dilatasi, dan ketidaknyamanan ibu.

Menurut para ahli, kehamilan menyebabkan beberapa perubahan fisiologis pada tubuh wanita. Jantung dan pembuluh darah dalam tubuh mungkin perlu meningkatkan “produktivitas” untuk bekerja memenuhi volume darah ekstra yang dibutuhkan untuk memberi ibu dan bayi. Kemampuan untuk menahan perubahan fisiologis seperti itu dan menambah jumlah kardiovaskular yang menurun seiring bertambahnya usia. Disfungsi kardiovaskular juga meningkat.

Advertisement

Amankah untuk ibu hamil di usia tua

Kehamilan di usia 40an sangat sulit, terutama untuk ibu pertama kali. Namun, ada tips untuk membantu ibu menjaga kesehatan kehamilan usia tua ini.

Advertisement

Perhatikan diet seimbang antara kelompok zat. Terutama diperkaya dengan serat dan vitamin, membatasi pati, gula dan semua makanan yang meningkatkan risiko diabetes dan tekanan darah tinggi.

Berolahraga secara teratur untuk membantu tubuh Anda membakar kelebihan energi. Menurut para ahli, semakin tua Anda dapatkan, semakin rendah tingkat metabolisme tubuh Anda. Mobilitas meningkatkan kemampuan metabolisme, membantu bayi memiliki semua nutrisi yang diperlukan untuk pengembangan.

Kunjungan rutin: Jangan memberi dokter memanjat pohon, terutama 3 kunjungan antenatal penting pada minggu ke 11-14, minggu 21-24 dan minggu 30 – 32 kehamilan. Pemeriksaan kehamilan merupakan prasyarat bagi dokter untuk mendeteksi kelainan pada janin atau kesehatan ibu. Dari situ, dokter akan mempertimbangkan dan memberikan solusi yang masuk akal dalam setiap kasus.

Advertisement
Tolong NonAktifkan Fitur ADBLOCK di Browser Anda Untuk dapat membaca Artikel-Artikel di Ciri2Oranghamil.com - Terima Kasih
Refresh